Jumat, 01 Januari 2010

Variabilitas dan Crosstab dalam SPSS

Variabilitas

Variabilitas adalah ukuran yang menunjukkan tersebarnya data pengamatan di sekitar mean. Besar kecilnya ukuran variabilitas tergantung dari jauh dekatnya data hasil pengamatan terhadap meannya.

Suatu ukuran variabilitas menjadi besar jika data pengamatan jauh dari mean, dan ukuran variabilitas menjadi kecil apabila ukuran data hasil pengamatan dekat dengan meannya. Ada beberapa jenis ukuran dalam variabilitas, yaitu deviasi (penyimpangan) diberi symbol x; standar deviasi (simpangan baku) diberi symbol S dan varians yang diberi symbol S.

1. Deviasi atau penyimpangan (x)

Setiap distribusi frekuensi akan mempunyai deviasi (penyimpangan), yaitu penyimpangan dari tendensi sentral mean.

2. Standar Deviasi atau Simpangan Baku (S)

Standar deviasi adalah satuan ukuran yang digunakan untuk mengukur penyebaran deviasi, satuan ini dipakai untuk data yang berskala kontinu bukan deskrit.

3. Varians

Suatu ukuran penyebaran data dari variable kontinu yang menunjukkan suatu rata-rata dari kuadrat deviasi nilai dari meannya, disebut varians.


Crosstab

Crosstab ( table silang ) adalah sebuah table yang terdiri atas satu baris atau lebih dan satu kolom atau lebih. Fasilitas crosstab pada SPSS bisa sekedar menampilkan kaitan antaradua atau lebih variabel, sampai dengan menghitung apakah ada hubungan antara baris dengan kolom.

Ciri penggunaan crosstab adalah data input yang berskala nominal atau ordinal, seperti tabulasi antara gender seseorang dengan tingkat pendidikan orang tersebut, pekerjaan seseorang dengan sikap orang tersebut dengan suatu produk tertent, dan lainnya.

Alat statistik yang sering digunakan pada sebuah crosstab adalah chi-square, alat ini pada praktek statistik dapat diterapkan untuk menguji ada tidaknya hubungan antara baris dan kolom dari sebuah crosstab. Selain chi-square,beberapa alat uji lain adalah Kendall, Kappa, dan sebagainya. Berikut disertakan berbagai contoh pembuatan crosstab yang disertai dengan perhitungan statistik.

1. CROSSTAB UNTUK TEST OF INDEPENDENCE (UJI KETERGANTUNGAN)

Kasus :

Manajer Pemasaran yang memproduksi susu dalam kemasan kecil ( Sachet ) merk C ingin mengetahui bagaimana sikap konsumen terhadap produk perusahaan, serta bagaimana profil mereka. Untuk itu, 25 konsumen yang pernah mencicipi kopi susu C diminta mengisi identitas mereka dan sikap mereka terhadap produk tersebut.

Bagian pertama untuk contoh crosstab adalah penyajian data profil konsumen. Sedangkan sikap konsumen akan disajikan dalam kaitannya dengan pengukuran korelasi Spearman.


Ø Crosstab untuk mengetahui hubungan dua variabel berskala nominal (kategori)

Seperti telah dibahas pada kasus hubungan antara pekerjaan konsumen dengan gender, ternyata terdapat hubungan diantara keduanya.

SPSS menyediakan dua cara pengukuran kekuatan hubungan antara dua variabel Nominal :

  1. SYMMETRIC MEASURES atau hubungan yang setara dan berdasar perhitungan Chi-Square.
  2. DIRECTIONAL MEASURES atau hubungan yang tidak setara dan berdasar pada PROPOTIONAL REDUCTION IN EROR ( PRE ).


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar